Setelah kehadiran si kecil di dunia, tak hanya kebahagiaan
yang akan meliputi keluarga kecil Ibu. Masih banyak kesibukan menanti, yakni
mengurus buah hati tercinta. Secara psikis dan emosional, ibu akan mengalami
sejumlah perubahan yang signifikan, sehingga harus belajar pelan-pelan untuk
menerima dan menjalaninya. Ada beberapa hal penting yang Ibu butuhkan dalam
menjalani peran baru sebagai Ibu. Hal yang terpenting adalah mengembalikan kesehatan dan kekuatan pasca melahirkan yang
ditunjang dengan istirahat, zat gizi yang baik, hingga bantuan dukungan orang
terdekat.
1. Istirahat
Para orangtua baru harus mengetahui bahwa bayi yang baru
lahir memiliki jam tidur yang belum teratur dan terkadang sangat berbeda dengan
jam tidur yang dimiliki Ibu. Umumnya bayi akan bangun setiap dua hingga tiga
jam karena lapar, sehingga perlu diberi ASI, bayi juga masih sering buang air
sehingga harus segera dibersihkan agar ia merasa nyaman. Tentu hal ini akan
membuat Ibu kelelahan karena harus mengurus semuanya sendiri, sekaligus juga
harus memulihkan diri pasca proses melahirkan. Hal yang dibutuhkan Ibu adalah
istirahat yang cukup. Bagaimana mengatur jam istirahat yang cukup pasca
melahirkan di kala sibuknya aktivitas mengurus bayi tersebut, ini triknya :
• Minggu
pertama masa nifas sebaiknya ibu dibebaskan dari segala tanggung jawab dan
hanya fokus untuk menyusui bayi dan juga untuk masa pemulihan diri. Boleh saja
sesekali mendapat kunjungan, tapi Ibu tetap harus fokus untuk istirahat.
• Walaupun
singkat tapi Ibu tetap harus tidur jika ada waktu. Ketika si bayi tidur,
sebaiknya Ibu juga ikut tidur. Agar pada
sat si kecil bangun, Ibu pun sudah mendapatkan kembali energi yang cukup, untuk
kembali mengurus si kecil.
• Untuk
menghemat tenaga dan waktu, selalu letakkan bayi di dekat Anda. Sehingga ketika
ia bangun, Anda sigap untuk menggendong dan memberinya ASI.
2. Kebutuhan Zat Gizi
Selama masa nifas, ibu tetap harus mendapatkan asupan zat
gizi yang baik untuk pemulihan dan memberikan ASI. Ibu yang lelah pasca
melahirkan terkadang tidak nafsu makan atau makan seadanya yang ia sukai.
Cobalah untuk mengikuti anjuran USDA & US Department of Health & Human
Services tentang makanan apa saja yang dibutuhkan Ibu, seperti berikut ini:
• Padi-padian :
Nasi, putih, nasi merah, gandum, oatmeal.
• Sayur :
Variasikan warna sayuran yang dikonsumsi seperti hijau tua, merah dan oranye.
• Buah :
buah segar baik untuk ibu namun jus pun tidak masalah dikonsumsi selama terbuat
dari 100% buah dan bukan kemasan yang sudah dicampur banyak gula.
• Produk
susu : Sebaiknya fokuskan pada produk susu bebas lemak dan tinggi kalsium.
• Protein :
Pilihlah makanan tinggi protein murni seperti daging merah tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan
dan biji-bijian.
3. Support (Dukungan)
Aktivitas mengurus bayi pasca melahirkan membuat Ibu merasa
lelah, hingga terkadang berpengaruh terhadap hormon yang menyebabkan timbulnya
stres dan rasa tertekan hingga berderai air mata. Hal inilah yang dinamakan
dengan sindrom baby blues. Hampir 50% ibu mengalami Baby Blues Syndrome dan hal
ini dianggap wajar, karena Ibu sedang dalam masa adaptasi untuk menerima peran
baru sebagai orang tua.
Tapi tenang saja, Ibu tidak sendirian. Ada suami, orang tua,
teman dan anggota keluarga lain yang siap membantu Ibu. Tentunya Ibu sangat
membutuhkan dukungan orang terdekat untuk dapat menjalani peran baru ini.
Dukungan juga merupakan hal penting untuk mengatasi sindrom baby blues. Kesulitan menyusui biasanya menjadi masalah yang memicu
munculnya sindrom baby blues.
Ibu bisa meminta pelukan yang menenangkan dari
suami. Dukungan suami seperti menemani, mendampingi dan mendengarkan curahan
hati Ibu sudah cukup untuk membuat Ibu tenang. Apalagi ditambah dengan
relaksasi seperti pijatan ringan juga akan membantu Ibu melepas tekanan dan
baik untuk kesehatan psikis.
Jangan lupa pula berbagi tugas mengurus si kecil dengan
suami untuk meringankan beban ya Bu. Hal ini ini sangat dianjurkan agar Ibu
tidak merasa terlalu lelah untuk mengerjakan banyak hal, demi mempercepat masa
pemulihan. Dukungan keluarga pun membantu mengatasi Baby Blues.
Selain itu, Ibu juga bisa berbagi cerita dengan ibu-ibu yang
juga tengah memiliki bayi. Dengan berbagi pengalaman dengan orang yang
mengalami hal yang sama, Ibu pun akan merasa nyaman untuk bertukar pikiran.
Dengan berbagi cerita, beban Ibu pun terasa lebih ringan, sehingga Ibu dapat
menjalani kehidupan sebagai Ibu dengan mudah dan menyenangkan.
4. Alat Bantu
Ibu pasti sering mendengar bahwa untuk mendapatkan bentuk
tubuh seperti sediakala pasca melahirkan harus menggunakan stagen/gurita atau
korset. Satu-satunya jalan adalah perlahan melakukan aktivitas senam atau olahraga
seperti sit-up, jogging dan sebagainya saat ibu sudah pulih benar dan melewati
masa nifas.
SEMOGA BERMANFAAT